MerawatAnjing.Org

Panduan Merawat Anjing Kesayangan

Menu

4 Jenis Penyakit Mata Anjing Dan Solusi Cara Pengobatanya

Sama seperti manusia mata adalah organ terpenting, sakit mata pada anjing akan membuat mereka merasa sangat menderita, walaupun anjing terlihat seperti biasa saja. Di sini tergantung bagaimana pemilik anjing memperhatikan kesehatannya. Berikut beberapa masalah mata pada anjing yang sering di alami antara lain :

1.Cherry Eye

Cherry Eye merupakan sebuah penyakit yang tidak terlalu memtaikan namun bisa menimbulkan infeksi serius pada mata, sehingga membuat anjing tidak nyaman seumur hidupnya jika tidak segera di obati.

Upper eyelid, lower eyelid, dan third eyelid merupakan 3 jenis kelopak mata. Cherry Eye disebabkan oleh jatuhnya bagian third eyelid atau yang biasa disebut nictitating membrane, yang terdiri atas kelenjar air mata dan berlokasi di ujung mata anjing dari posisinya yang semula.

Third eyelid pada anjing berfungsi untuk melindungi mata anjing, menjaga mata anjing tetap bersih dari debu. Selain itu, kelenjar air mata yang terletak di dalamnya membantu melembutkan mata anjing.

Penyakit ini bisa menyerang anjing di usia berapapun, namun yang paling sering anjing yang berusia dibawah 2 tahun. Biasanya penyakit ini akan menyerang anjing ras seperti Cocker Spaniel, Labrador, Chihuahua, Peking, Lhasa Apso, Shih-Tzu, Poodle, Beagle, Bloodhound, Sharpei, Bull Terrier, Boston Terrier, Saint Bernard, dan Bulldog. Selain itu Cherry Eye juga bisa menyerang jenis kucing persia dan Burmese.

Anjing terkena Cherry Eye penyebabnya belum diketahui, namun ada yang menduga bahwa sekumpulan sel membentuk fungsi-fungsi khusus, seperti: muscle tissue, nerve tissue, bone, dan lain-lain. Kemudian menghubungkan antara kelenjar dengan struktur mata. Lemahnya tissue penghubung itu membuat kelenjar pada third eyelid jatuh atau keluar dari posisi normalnya. Dalam keadaan normal, kelenjar ini seharusnya tidak terlihat dan berfungsi memproduksi air mata pada anjing. Namun kelenjar tersebut melemah dan keluar dari posisi normalnya sehingga membengkak.

Pembengkakan dan iritasi kelenjar biasanya di sebabkan oleh penurunan kuantitas produksi air mata (Keratoconjuntivitis Sicca / dry eye), iritasi, dan kelenjar keluar dari posisi normalnya di tengah-tengah udara kotor. Jika mambrani kelenjar terlepas dan anjing menyentuh atau menggaruknya, akan timbul luka pada kelenjar tersebut atau bahkan menimbulkan ulcer (luka yang ditimbulkan ketika permukaan tissue terkikis) pada permukaan mata. Jika dibiarkan terlalu lama, kelenjar tersebut tidak akan berfungsi lagi.

Penanganan pertama pada kasus Cherry Eye dengan memberikan obat tetes mata atau suntikan antibiotic-steroid sehari 4 kali selama 5-7 hari. Namun sebaiknya di periksa ke dokter terlebih dahulu. Pemberian antibiotic-steroid dapat mengurangi pembengkakan kelenjar. Terkadang kondisi tersebut bisa kembali normal tanpa perlu adanya campur tangan kita, atau mungkin hanya dibantu dengan sedikit pijitan yang teratur.

Pada kasus Cherry Eye yang sudah membesar, terluka dan terinfeksi, maupun yang terlambat penanganannya atau tidak sembuh setelah diobati, maka operasi dibutuhkan untuk mereposisi ulang kelenjar tersebut agar dapat berfungsi kembali.

 

2.Progressive Retinal Atrophy

Retina adalah bagian yang melapisi bagian belakang matayang berfungsi menggabungkan cahaya dengan apa yang dilihat. Tanpa retina yang berfungsi secara memadai, akan sulit untuk melihat. Secara sederhana, mata bisa di gambarkan seperti organ pengumpul cahaya yang memfokuskan cahaya ke retina. Ketika cahaya sampai di retina, rangkaian reaksi kimia menyebarkan impuls elektris. Impuls tersebut melintasi retina menuju saraf optic dan kemudian mengarah ke otak (visual cortex) untuk interpretasi. Interpretasi otak tersebut yang disebut penglihatan.

Rods dan Cones merupakan sel retina yang mengubah energi cahaya menjadi energi kimia pada retina. Sel-sel Cone berfungsi untuk pembedaan warna, penglihatan dengan cahaya yang terang, dan penglihatan focal akut. Sedangkan Sel-sel Rod bertanggungjawab untuk penglihatan hitam dan putih, penglihatan dengan cahaya minim, dan penglihatan terhadap sesuatu yang bergerak. Kebanyakan hewan memiliki sel-sel Rods lebih dominan ketimbang sel-sel Cone, sehingga penglihatan anjing terhadap warna-warna jauh lebih buruk ketimbang manusia.

Progressive Retinal Atrophy merupakan penyakit bawaan secara genetis pada beberapa jenis anjing ras dan kucing. Seekor anjing yang mengalami masalah Progressive Rod and Cone bisa menyebabkan emerosotan pada mata anjing yang dapat menyebabkan kebutaan pada kedua mata anjing. Jika kemerosotan secara bilateral pada retina anjing atau kucing yang pada puncaknya dapat menyebabkan kehilangan penglihatan atau kebutaan.

Night Blindness atau kesulitan untuk melihat dengan pencahayaan temaram merupakan gejala awal saat anjing mengalami penyakit ini. Pupil akan meluas dan lambat dalam menangkap rangsangan cahaya dan akan terjadi 3 perbedaan dari sinar mata anjing yang di sebabkan oleh peningkatan reflektifitas dari lapisan warna, dan tapetumyang terletak dibawah retina.

Najing yang terkena penyakit ini biasanya permukaan matanya akan berwarna kelabu, sehingga membuat anjing atau kucing saat berjalan dapat menabrak atau tersandung. Selain itu Anjing atau kucing yang menderita penyakit ini biasanya akan segan untuk menuruni tangga, pergi keluar, ke tempat baru, ataupun melompat ke perabotan rumah dengan kondisi lampu yang redup.

Namun penyakit ini tidakmenimbulkan rasa sakit pada mata anjing. Anjing atau kucing biasanya membiasakan diri dengan kondisi penglihatannya yang perlahan menghilang. Penyakit ini tergolong sebagai penyakit yang susuah di identifikasi, sehingga perlu di lakukan pemeriksaan ophthalmic.

Sayangnya, tidak ada penanganan yang dapat dilakukan untuk mencegah,menangani,dan menyembuhan penyakit ini. Berbagai macam vitamin untuk terapi memang disarankan, namun tidak ada bukti yang menunjukkan kalau penggunaan vitamin dapat memberikan efek terapi.

 

3.Heterochromia

Pada beberapa kasus, hadirnya mata yang berbeda warna menunjukkan adanya berbagai macam permasalahan kesehatan seperti glukoma dan katarak. Namun perbedaan warna pada mata tidak selalu ada masalah. heterochromia adalah anjing memiliki dua mata yang berbeda warna. Heterochromia merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan perbedaan atau variasi warna pada sebagian iris mata, dan juga digunakan untuk menggambarkan adanya lebih dari satu warna pada iris mata dalam satu mata yang sama.

Heterochromia di bagi menjadi 2 jenis yakni Complete Heterochromia dan Sectoral Heterochromia. Sectoral Heterochromia mengindikasi hanya sebagian iris saja yang terkena. Sedangkan Complete Heterochromia memaksudkan secara keseluruhan warna irisnya berbeda.

Melanin merupakan suatu zat yang berfungsi membedakan warna pada mata anjing. Melanin ketika di tingkat level normal maka warna mata anjing juga akan normal. Ketika tingkat melanin berada dibawah tingkat normal, warna mata tersebut akan lebih terang. Pada dasarnya, anjing yang memiliki tingkat melanin rendah pada sebelah mata dapat dengan mudah memiliki sebelah mata yang lebih terang daripada mata yang lainnya. Pada umumnya mata yang berbeda tersebut berwarna biru atau putih.

Kondisi ini terjadi biasanya pada anjing dengan ras tertentu, seperti Alaskan Malamute, Siberian Husky, American Foxhound, Australian Sheepdog, Shih Tzu dan beberapa ras lainnya. Anjing maupun kucing yang hidup dengan heterochromia memiliki penglihatan yang akurat dan normal.

Heterochromia bukanlah gangguan medis pada anjing, hanya variasi mata normal. Jika pemilik hewan ingin mengetahui apakah anjing atau kucingnya buta namun malu untuk bertanya pada dokter hewan, sebuah tes sederhana dapat dilakukan.

 

4.Pigmentary Keratitis

Pigmentary Keratitis adalah suatu kondisi di mana kornea yang biasanya jernih,jelas menjadi buram sehingga mempengaruhi penglihatan pada mata. Pigmentary Keratitis biasanya di sebabkan oleh beberapa faktor seperti iritasi kronis dari rambut, penurunan kuantitas produksi air mata, penurunan refleks kedipan ataupun kelopak mata yang abnormal.

Pigmentary Keratitis biasanya akan menyerang jenis anjing tertentu atau ras tertentu seperti Pugs, Boston-Terrier, Bulldog, maupun Shih Tzu. Pigmentary Keratitis akan muncul dengan di tandai gejala berupa mata yang terlihat buram atau putih akibat goresan, memerah akibat pembentukan pembuluh darah atau menjadi kecokelatan karena pigmentasi.

Anjing yang terkena penyakit ini bisa di lakukan dengan pengobatan emberian obat tetes mata pada mata yang sakit untuk memperbaiki kuantitas maupun kualitas air mata, operasi untuk memperbaiki kelopak mata yang tidak normal dan memperbaiki fungsi kelopak mata.

Penanganan operasi untuk menyingkirkan bagian kornea yang telah terpigmentasi tidak terlalu menolong karena penyakit ini dapat kambuh sewaktu-waktu. Tujuan dari penanganan tersebut untuk memperbaiki kesehatan kornea dan memelihara penglihatan.

Info Perawatan Selain : 4 Jenis Penyakit Mata Anjing Dan Solusi Cara Pengobatanya

obat tetes mata untuk anjingmata bengkak pada anjingobat mata untuk anjingobat mata kabur anjingmata anjing keluarciri ciri mata anjing butacara mmengobati mata anjingg yang berciitcara menyembukan mata anjing yang merahcara mengobati mata anjing luka karna cakaran anjigpenyebab anjing belekan

Page

    Page

      Page