MerawatAnjing.Org

Panduan Merawat Anjing Kesayangan

Menu

Cara Mengobati Mencret Diare Akut Pada Anjing Kesayangan Di Rumah

Diare merupakan gejala klinis dari gangguan saluran pencernaan yang di tandai dengan bentuk feses atau pup yang encer (mencret). Diare pada anjing dan kucing terjadi ketika mencret dalam sehari frekuensinya sering, waktunya berdekatan. Diare beda dengan mencret,jika mencret belum tentu diare, kalau diare pasti mencret. Diare bisa terjadi secara akut maupun kronis. Diare akut merupakan diare yang baru terjadi, waktunya sebentar. Sedangkan diare kronis terjadi dalam waktu yang lama dan terus menerus. Diare bisa berbahaya untuk anjing dan kucing, karena dapat menyebabkan dehidrasi akibat keluarnya cairan berlebihan dari tubuh.

# Penyebab Diare

– Pergantian makanan secara mendadak
– Alergi makanan
– Keracunan
– Infeksi saluran pencernaan karena cacing
– Infeksi karena protozoa (parasite dalam sel)
– Memakan makanan yang tidak seharusnya
– Infeksi saluran pencernaan karena bakteri, virus,
– Stress

Jika hewan peliharaan anda mengalami diare sebaiknya di perhatiakn benar-benar, karena diare bisa ada jenisnya salah satunya diare darah. Diare darah sangat berbahay bagi anjing atau kucing anda karena dapat menyababkan dehidrasi,anemia akibat kekurangan darah. dapat menyebabkan dehidrasi akibat keluarnya cairan berlebihan dari tubuh. Diare darah biasanya di tandai dengan anjing atu kucing mengalami muntah, belum di vaksinasi, sehingga bisa meurjuk infeksi akibat virus parvo. Infeksi virus parvo pada kucing ini dikenal dengan distemper (feline panleukopenia), pada anjing dikenal dengan Parvo.

# Bagaimana jika hewan peliharaan diare ?

Jika hewan peliharaan anda mengalami diare,sebaiknya segera mengobservasi terlebih dahulu kira-kira penyebab terjadi diare nya. Biasanya diare disertai dengan muntah, tidak nafsu makan, dan demam. Jika kondisi ini berlangsung lebih dari dua hari sebaiknya segera langsung diperiksakan ke dokter. Jika di diamkan saja bisa menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan.

# Yang di lakukan dokter ketika hewan terkena diare

Dokter biasanya akan menanyakan riwayat pemberian obat cacing, vaksinasi, pergantian pakan, dan pertanyaan lain yang berhubungan dengan kondisi diare. Jika diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan darah dan pemeriksaan feses atau kotoran. Ketika kondisinya sudah dehidrasi, maka dokter akan melakukan terapi cairan atau infus.

# Pertolongan pertama pada hewan diare

– Memperbaiki nafsu makan dan mendapatkan cairan
– Menggunakan makanan lembut, dan basah.
– usahakan makan disuapi dengan menggunakan spuit
– frekuensi minum bisa ditingkatkan dengan pemberian kaldu ayam, maupun kaldu lainnya.
– Jika penyebabnya pergantian makanan sebaiknya pemberian makanan dihentikan secara perlahan.
– Di ganti ke makanan sebelumnya dengan bertahap.

# Pengobatan apa yang bisa dilakukan untuk hewan diare ?

– Memberikan terapi yang sesuai dengan penyebabnya.
– Terapi cairan (infus) jika terjadi dehidrasi parah
– Antibiotik jika ada indikasi infeksi karena bakteri dan protozoa
– Probiotik sebagai terapi penunjang
– Obat cacing jika ada indikasi infeksi karena cacing
– Karbon aktif jika ada indikasi keracunan
– Antidiare universal yang bekerja mengurangi pergerakan usus dan menyerap toksin dari bakteri seperti kaolin pectat, loperamide .

# Bagaimana mengetahui hewan dehidrasi akibat diare ?

Hewan yang terkena diare bisa memicu terjadinya dehidrasi, terutama jika diare di tandai dengan muntah sehingga menyebabkan cairan banyak keluar dari tubuh melalui kotoran yang cair. Jika diare dan muntah yang berkepanjangan lebih dari satu hari, akan menyebabkan hewan tidak nafsu makan, aktifitas berkurang bahkan sangat lemas.

# Ciri-ciri dehidrasi

– Lemas
– Hidung kering
– Terlihat penonjolan dan membrana nikitan atau selaput mata putih dari ujung mata
– Mata menjadi lebih cekung
– Kulit elastisitasnya berkurang
– Mukosa atau selaput lendir seperti gusi, kelopak mata menjadi pucat

Jika hewan anda mengalami dehidrasi segera bawa ke dokter supaya mendapatkan terapi, Jika di dibiarkan maka tubuh akan lemas karena cairan penting sebagai salah satu penunjang melakukan metabolisme tubuh. Kurangnya cairan di tubuh menyebabkan darah mengangkut oksigen dalam jumlah sedikit, nutrisi dan energi tidak tersampaikan ke sel, bahkan kondisi yang paling membahayakan yaitu berkurangnya jumlah asupan oksigen ke otak yang bisa menyebabkan kondisi fatal hingga kematian.

Info Perawatan Selain : Cara Mengobati Mencret Diare Akut Pada Anjing Kesayangan Di Rumah

cara merawat anjing dehidrasiobat alami anak anjing mencrrtobat anjing mencretobat diare pada anak anjingobat virus anjing diare

Page

    Page

      Page