MerawatAnjing.Org

Panduan Merawat Anjing Kesayangan

Menu

Leptospirosis Pada Anjing – Gejala, Vaksinasi dan Cara Mengatasinya

Leptospirosis Pada Anjing – Gejala, Vaksinasi dan Cara Mengatasinya – Leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira sp.dan dapat menyerang hewan maupun manusia. Jenis pada bakteri ini beraneka ragam sehingga sulit mendapatkan kekebalan melalui vaksinasi. Agar terhindar dari penularan penyakit ini maka dilakukanlah vaksinasi, namun hanya efektif untuk beberapa jenis (strain) saja.

Penyebaran

Penyebaran bakteri leptospirosis dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti melalui kontak dengan urin yang terinfeksi, kontak kelamin pada saat pacak (venereal) dan penularan induk ke jantan (placental), serta luka gigitan. Tak jarang, peningkatan infeksi ini paling sering terjadi di kennel. Penyebaran bakteri ini tidak hanya secara kontak fisik saja, namun sumber air yang terkontaminasi, tempat makanan, tempat minuman, atapun kandang dapat juga menjadi penyebabnya. Bakteri leptospirosis ini berhabitat dalam genangan air atau air yang mengalir lambat. Peningkatan penyakit ini umumnya terjadi pada musim penghujan. Jika pada daerah yang kering, infeksi juga bisa terjadi di daerah sumber air. Tidak hanya itu, tikus yang disebut sebagai hewan carrier bisa juga menyebarkan bakteri ini. Masa hidup bakteri leptospirosis ini akan berkurang pada musim salju/dibekukan. Inilah mengapa infeksi lebih sering terjadi di daerah tropis.

Infeksi

Proses infeksi ini terjadi akibat bakteri leptospira penetrasi berkembang biak pada membran mukosa (kulit) kemudian akan masuk ke dalam aliran darah. Hal ini akan mengakibatkan infeksi pada organ ginjal, hati, limpa, sistem saraf, mata dan saluran pencernaan. Bakteri ini akan lebih tahan lama pada organ dalam (ginjal) serta bisa bertahan selama beberapa minggu bahkan sampai sebulan di dalam urin. Setelah 7-8 hari pasca infeksi, anjing anda dapat bertahan, kerusakan pada hati dan ginjal tidak terlalu kelihatan.

Gejala

Jika infeksi ini telah didiaknosis akut maka anjing anda akan mengalami panas yang tinggi, menggigil, dan otot menjadi lemah, muntah, dan dehidrasi. Pada khasus tertentu anjing akan mengalami suhu badan yang rendah (hipotermia) bahkan dapat menyebabkan kematian sebelum terlihat kerusakan pada organ hati dan ginjalnya.

Gejala yang terlihat untuk infeksi subakut diantaranya demam, muntah, nafsu makan menurun, dehidrasi, dan rasa haus yang meningkat. Tingkah anjing anda akan lebih pendiam dan malas dari biasanya karena pada otot dan ginjal mereka terasa sakit. Bila terjadi gangguan pada organ hati, maka akan menimbulkan warna kuning pada kulit dan selaput lendir (ikterus). Setelah infeksi berjalan selama 2-3 minggu maka gangguan pada hati dan ginjal akan mulai terlihat. Untuk anjing yang mengalami infeksi kronik atau tanpa ada gejala (subklinik) tidak akan memperlihatkan gejala yang signifikan. Namun bakteri akan bersemanyam selama berbulan-bulan dalam urin bahkan sampai bertahun-tahun.

Terapi

Untuk gangguan hati dan ginjal, berikanlah anjing anda antibiotik seperti penisilin dan derivatnya serta infus untuk mengatasi dehidrasi dan kontrol muntahnya. Untuk itu, anjing anda perlu perawatan secara intensif ketika menunjukan gejala penyakit dan perlu diberikan pengobatan setelahnya agar mencegah anjing anda menjadi hewan penyebar (carrier).

Pencegahan dan vaksinasi

Dikarenakan manusia juga bisa tertular maka anda dinjurkan untuk selalu menjaga kebersihan hewan, tempat makanan, tempat minuman, kandang dan hal-hal lainnya yang berpotensi terkontaminasi oleh bakteri leptospira.

Oleh sebab itu untuk memproteksi hewan dari infeksi leptospira, perlu dilakukan vaksinasi. Untuk sekarang ini vaksin yang tersedia belum bisa memproteksi hewan dari semua strains leptospira. Pada hewan kucing, vaksin ini tidak tersedia karena kucing jarang sekali terinfeksi.

Anjing dapat diproteksi oleh vaksin leptospira selama 6-8 bulan. Untuk tingkat infeksi yang tinggi pada anjing dapat dilakukan vaksinasi sebanyak 2 kali dalam setahun. Pada anjing yang berumur dibawah 8 minggu, dianjurkan tidak menggunakan vaksin yang mengandung leptospira. Umumnya vaksinasi pertama dilakukan pada anjing yang berumur 12-16 minggu oleh dokter hewan. Konsultasikan dengan dokter hewan anda mengenai infeksi leptospira karena infeksi ini sangat bebahaya dan bisa berakibat fatal pada anjing anda.

Info Perawatan Selain : Leptospirosis Pada Anjing – Gejala, Vaksinasi dan Cara Mengatasinya

Page

    Page

      Page